Perjanjian Pranikah. Apa itu?

Hai, teman-teman pembaca jihanfauziah.com. Adakah kalian yang sedang mempersiapkan pernikahan? Atau jangan-jangan anaknya bapak-ibu pembaca disini ni, mau menikah? Nah, tepat sekali sebelum menikah baca dahulu artikel saya ini.

 

Perjanjian Pra-Nikah. Adakah?

Prenuptial Agreement atau Perjanjian pranikah diatur dalam Pasal 29 Ayat 1 UU No. 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan yang menyatakan “Pada waktu atau sebelum perkawinan dilangsungkan, kedua belah pihak atas persetujuan bersama dapat mengajukan perjanjian tertulis yang disahkan oleh pegawai Pencatat perkawinan setelah mana isinya berlaku juga terhadap pihak ketiga tersangkut.”

Jadi, perjanjian pranikah ini semacam ya kesepakatan antar dua belah pihak atau calon pasangan suami isteri untuk melakukan perjanjian tertentu dalam pernikahannya yang diikat secara legal. Biasanya sih, isinya tentang pengelolaan harta yang dibawa masing-masing. Tapi, tidak menutup kemungkinan ada hal-hal lain yang disepakati dalam pernikahan. 

Kadang, memang perjanjian pra-nikah seolah menjadi momok di masyarakat. Kenapa harus perjanjian pra nikah? Apakah tidak ada kepercayaan sampai membuat perjanjian tersebut? Baiklah, kita tidak tahu apa yang akan terjadi ke depan dengan pernikahan kita. Bukan kita berharap setelah menikah akan berpisah sehingga jaga-jaga membuat perjanjian pra-nikah. Bukan begitu prinsipnya.

Secara umum harta kekayaan menjadi milik bersama setelah menikah. Entah yang kerja suami saja atau Isteri saja. Hukum menganggap tidak ada kepemilikan masing-masing. Kecuali jika memang ada perjanjian pra nikah. Kita memang tidak berharap suatu hal yang buruk menimpa pernikahan kita. Tapi, sebelum terlambat alangkah baiknya perjanjian pra nikah dipertimbangkan sebelum memutuskan untuk menikah.

 

Jadi, sebenarnya apa manfaat perjanjian pra nikah?

Saya kutip dari kantorpengcara.co, manfaat membuat perjanjian pra nikah antara lain sebagai berikut :

  1. Memisahkan harta kekayaan antara suami dan istri sehingga harta kekayaan mereka tidak bercampur. Oleh karena itu, jika suatu saat mereka bercerai, harta dari masing-masing pihak terlindungi, tidak ada perebutan harta kekayaan bersama atau gono-gini.
  2. Atas hutang masing-masing pihak pun yang mereka buat dalam perkawinan mereka, masing-masing akan bertanggung jawab sendiri-sendiri.
  3. Jika salah satu pihak ingin menjual harta kekayaan mereka tidak perlu meminta izin dari pasangannya (suami/istri).
  4. Begitu juga dengan fasilitas kredit yang mereka ajukan, tidak lagi harus meminta izin terlebih dahulu dari pasangan hidupnya (suami/istri) dalam hal menjaminkan aset yang terdaftar atas nama salah satu dari mereka.

 

Baca juga :

Apa saja sih, yang harus dipertimbangkan sebelum memilih bentuk badan usaha? Mau PT atau CV ya?

 

Haruskah Perjanjian Pra-Nikah dibuat sebelum menikah?

Sesuai dengan ketentuan Pasal 29 UUP, perjanjian harus diadakan sebelum dilangsungkannya perkawinan dan tidak boleh ditarik kembali atau diubah selama berlangsungnya perkawinan. Selain itu, menurut Pasal 73 Perpres No. 25 Tahun 2008 tentang Persyaratan dan Tata Cara Pendaftaran Penduduk Dan Pencatatan Sipil, perjanjian pra nikah juga harus dilaporkan kepada Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil di Indonesia dalam kurun waktu 1 (satu) tahun.

Tapi, kalau sudah menikah dan lupa membuat perjanjian pra-nikah, biasanya pasangan suami istri mengajukan permohonan ke pengadilan agama bagi yang muslim dan pengadilan negeri bagi non-muslim untuk mendapatkan pengesahan atas post-nup agreement. Jadi, kalau sewaktu-waktu ingin membeli aset yang mengatasnamakan pribadi bukan harta bersama, tidak ada penolakan dari pihak ketiga.

 

Apa saja isi perjanjian pra nikah?

  • Pengelolaan Harta :
  • Mulai dari apa saja yang dianggap harta bawaan sebelum menikah, apa saja harta yang dianggap harta bersama atau gono-gini setelah menikah. Bagaimana soal utang piutang. Bagaimana pengaturan harta setelah salah satu dari pasangan tersebut meninggal atau bercerai. Dan lain sebagainya.
  • Hal yang berkaitan dengan Hak dan Kewajiban :
  • Misalnya, kewajiban istri untuk mengurus rumah tangga. larangan suami untuk poligami. Dan bisa saja hal-hal sepele mengenai siapa yang akan menentukan sekolah anak. Dan lain sebagainya yang sekiranya ingin dituangkan dalam perjanjian pra nikah
  • Masalah Anak
  • Misalnya terkait dengan pendidikan anak dan hak asuh anak ketika terjadi perceraian atau salah satunya meninggal.
  • Masalah Pengasuhan Orang Tua
  • Ini juga penting ketika salah satu pihak dari calon pasangan suami isteri atau keduanya masih punya kewajiban merawat orang tua dan saudara-saudaranya. Tentang kesepakatan bagaimana keduanya akan merawat orang tua mereka juga bisa dituangkan dalam perjanjian pra nikah.

 

Bagaimana membuat perjanjian pra nikah menjadi dokumen legal?

Nah, sudah ditulis semua kan hal-hal yang akan disepakati setelah menikah? Kalau sudah, saatnya membuat catatan tersebut menjadi dokumen legal. Kalian bisa datang ke notaris terdekat, minta notaris tersebut membuatkan Akta Notaris Perjanjian Perkawinan. Kalau ada masalah terkait perjanjian tersebut, baru hubungi saya. Hehehehe.

 

Semoga bermanfaat

14
Leave a Reply

avatar
8 Comment threads
6 Thread replies
1 Followers
 
Most reacted comment
Hottest comment thread
8 Comment authors
Kesih LatiefMeilia WuryantatiIrena Eka DesiantiSelvijuaJihan Fauziah Recent comment authors
  Subscribe  
newest oldest most voted
Notify of
Eta Rahayu
Guest

Wah gokil ada undang-undangnya ya.. baru tahu banget. Terimakasih artikelnya yg informatif ini.

Dian
Guest

Nanya dong mbak..

Klo harta sebelum nikah itu kan emang g dihitung gono gini ya?

Apa tetap harus dibuat perjanjian pra nikah?

Yetie
Guest

Wah.. Saya sama suami ga ada perjanjian pranikah tuh hehehe…

Selvijua
Guest

Ada manfaatnya sih, tapi aku juga baru tahu tentang ini. Nanti deh kalau aku menikah, aku mau buat perjanjian pra nikah juga

Irena Eka Desianti
Guest

Wah aku baru tau juga nih ada perjanjian pra nikah, karena aku ga ada perjanjian apa2 sm suami.. xixixi makasih infonya ya..

Meilia Wuryantati
Guest

Perjanjian pranikah menjaga kemungkinan buruk dalam pernikaha yah mba

Kesih Latief
Guest

Baru tau ttg perjanjian pra nikah, ternyata memang perlu dan bermanfaat sekali. Mks info nya mba ..

trackback

[…] Perjanjian Pranikah. Apa itu? […]

Go Top