Trio ZenBook Tertipis di Dunia, Antarkan Pasukan PEGASUS Berkarya

“If you don’t love what you do, you won’t do it with much conviction or passion.” —Mia Hamm

 

Tahukah sahabat pembaca soal pegasus? Ya, Pegasus kuda putih bersayap yang tercipta dari darah Medusa setelah Perseus memenggal kepala Medusa. Mitosnya sih, begitu. Dalam mitologi Yunani, pegasus menjadi simbol untuk penerbangan, kekuatan, dan inspirasi. Kata Yunani yang terkait dengan Pegasus dapat dihubungkan dengan “sesuatu yang bercahaya” dan gagasan tentang “melompat keluar”. Bisa juga menunjukkan kebijaksanaan dan ilmu pengetahuan.

Rupanya, kata pegasus ini menginspirasi ASUS dengan mengambil empat huruf terakhir dari frasa Pegasus. Saya sendiri jadi terinspirasi menamai diri saya dengan pasukan PEGASUS. Akronim dari pengacara, blogger, dan satuan khusus (satuan khusus rumah tangga maksudnya, alias Ibu rumah tangga… hehehe).  Segitu banyakkah peran saya? Sepertinya di era modern seperti sekarang, perempuan bisa melakukan banyak hal. 

 

 

Sejak saya duduk di bangku SMA, saya sudah belajar mengatur diri dengan mobilitas yang tinggi. Sekolah, ikut organisasi, aktif juga sebagai blogger, dan ikut lomba-lomba terkini. Tidak ketinggalan, Ayah saya yang juga berprofesi pengacara sering minta bantuan untuk mengetikkan berkasnya. Sampai kuliah saya masih tetap aktif dengan berbagai kegiatan. Tidak hanya kuliah lalu pulang ke kosan saja, saya juga bekerja sebagai content writer, ikut organisasi, dan lomba-lomba menulis lainnya. Meskipun begitu, saya masih sempat liburan. Terutama menjelajah Jawa Timur dengan berbagai pesona alamnya yang menawan.

 Aktifitas saya yang padat waktu itu, ditemani Si Muru (mungil biru). Laptop kecil, ukuran 8 inchi yang lumayan tebal dengan processor yang tidak terlalu kuat. Hahaha karena masih polos, saya terima saja berjuang dengan laptop seperti itu. Terlebih, dulu keluarga kami belum terlalu mengenal laptop-laptop canggih. 

Baca Juga :

Membangkitkan Kembali Semangat Berkarya dari Hati

Ketika Ujian Menghadang

Si Muru mulai tak berdaya di penghujung masa kuliah saya. Engselnya ringkih, RAMnya sudah lemot, dan layarnya bergaris. Kasihan sekali. Padahal waktu itu, saya sedang tegang-tegangnya skripsi. Karena kasihan, Ayah saya akhirnya memberi uang dan menyuruh saya beli baru. Waktu itu tahun 2014. Saya tidak punya nama untuk Laptop kedua setelah Si Muru itu. Sekarang, sebut saja dia Si Coklat

Ternyata, Si Coklat tidak bertahan lama. Baru-baru ini dia rewel karena jatuh dari kasur. Maklum, ngetiknya sambil tidur. Kalau dulu ditinggal Si Muru pada saat skripsi, sekarang Si Coklat sakit-sakitan saat mau diajak kerja bakti. Kondisinya, berkas sebagai pengacara harus diselesaikan. Datang pula buku, untuk dituliskan ulang dengan bahasa menawan. Tambah lagi, aktifitas blog yang masih awal. Hehehehe. Semua sudah pilihan. Jadi, harus diselesaikan. 

Masalah dari Si Coklat teratasi dengan Suami meminjamkan laptopnya yaitu Asus Gaming FX553VD kepada saya. Sayangnya, laptop gaming ini sukar dibawa mobile kemana-mana. Sedangkan sebagai pengacara, saya butuh laptop yang bisa diajak wira-wiri. Solusi yang tepat sih, saya harus beli laptop baru. Tapi laptop baru apa ya, yang cocok untuk saya?

 

Memilih Laptop yang Mendukung Pegasus Terbang Tinggi

Sebelum memutuskan untuk membeli laptop, ada baiknya kita analisa dahulu kebutuhan kita sehari-hari yang bergantung pada laptop. Ya, pastikan Laptop yang akan kita beli menjawab kebutuhan kita setiap hari ya… Kerusakan laptop di masa lalu juga bisa dijadikan pengalaman. Jangan sampai kita salah memilih lagi. 

Kalau saya pribadi, aktifitas sebagai pengacara menuntut saya untuk menyelesaikan berkas dengan diketik secara rapi. Tak jauh berbeda dengan aktivitas saya sebagai blogger juga demikian. Hampir setiap hari di depan Laptop dan mulai ketak-ketik sesekali membaca. Biasanya, sambil nunggu sidang yang lama antriannya minta ampun, saya manfaatkan waktu dengan blogging atau membaca buku. Kadang juga dalam satu hari bisa mobile di dua kota yang berbeda. Pagi sidang di Madiun, siang sidang di Ponorogo. Alhasil saya butuh Laptop yang ringan, dan mudah dibawa kemana-kemana.

Adik dan suami saya menyarankan untuk memilih ASUS saja. Mereka memang pecinta ASUS fanatik. Mulai dari ponsel sampai laptop. Saya pun ikut keracunan setelah merasakan nyamannya menggunakan produk-produk ASUS. Ponsel saya yang sekarang pun, juga keluaran ASUS.

 

Trio Ultrathin dari Zenbook, Memberikan Ketenagan Berpikir saat Harus Mobile 

Ternyata ASUS baru saja meluncurkan trio ultrathin pada 17 Januari 2019 lalu. Katanya sih, dimensinya lebih tipis dari kerta A4 cocok untuk orang-orang yang sering mobile seperti saya ini. Mbak Katerina salah satu blogger favorit saya yang ikut peluncuran trio series ini, bercerita lewat blognya bagaimana Jimmy Lin, Regional Director ASUS South East Asia membuka acara yang bertema A true “Paper Notebook” size Notebook ini dengan menunjukkan ZenBook 13 inci yang dikeluarkan dari dalam amplop coklat ukuran kertas A4. Wow… kebayang kan, tipisnya bagaimana? Oh ya, trio  ultrathin dari ZenBook nih, antara lain Zenbook 13 (UX333), Zenbook 14 (UX433), dan Zenbook 15 (UX533). Penasaran, akhirnya saya buka-buka webnya ASUS. Saya semakin tergagum-kagum setelah membaca spesifikasinya.

 

Penampilan yang Tipis dan Elegan

Saya paling suka kecanggihan fitur yang ini. Jadi,  trio Zenbook terbaru ini penampilannya begitu elegan karena dilengkapi dengan bezel-nya yang tipis. Bazel tersebut menghasilkan ultrabook premium yang super tipis ini mampu menghadirkan pengalaman visual tanpa batas dengan screen-to-body yang ratio-nya mencapai 95%. Dengan tampilan seperti ini, kita akan mendapatkan area layar terbanyak dalam ruang fisik paling sedikit. Kenapa bisa begitu? Karena seri terbaru ZenBook kali ini, hadir sebagai standar baru ultracompact dan ultralight laptop karena memiliki dimensi paling ringkas di kelasnya berkat penggunaan teknologi NanoEdge Display. Dengan begitu, selain ringan dibawa kemana-mana dan nyaman digunakan untuk bekerja, kita juga  lebih puas nonton film. Pengalaman menonton dengan ZenBook terbaru ini tentu akan lebih immersive dengan gangguan visual lebih kecil.

Untuk mendukung penampilan yang elegan, ASUS juga tetap memberikan kenyamanan dalam penggunaan ZenBook terbarunya ini karena hadir dengan fitur ErgoLift Design. Inilah yang akan mengangkat bodi laptop dan membentuk sudut 3 derajat ketika digunakan. Sudut tersebut dapat meningkatkan kenyamanan saat mengetik sekaligus meningkatkan performa audio dan pendinginan.

Nah, kalau design body-nya, seri ZenBook terbaru menggunakan konsep Zen dengan spun-mental sampai bagian belakang layarnya. Dua pilihan warna juga telah disediakan  yaitu Royal Blue yang memberikan kesan mewah dan premium. Sementara warna Icicle Silver hadir dengan nuansa unik dan elegan. Pilihan warna Burgundy Red juga akan hadir pada ZenBook 13 UX333FN.

 

3D Infrared Kamera yang Nyaman

Karena ketipisannya yang diunggulkan, saya sempat khawatir Zenbook terbaru kali ini kameranyadi bawah seperti Laptop lain agar bazel atasnya tetap tipis. Ternyata, perkiraan saya salah. Zenbook terbaru kali ini, tetap meletakkan kameranya di atas layar. Jadi kalau lagi chat dengan kamera, nggak harus nunduk-nunduk agar wajah terlihat. Penggunaan 3D infrarednya juga lebih simpel. Jadi, Zenbook terbaru kali ini juga hadir dengan 3D infrared (IR) kamera yang memiliki kemampuan untuk memindai wajah bahkan dalam kondisi gelap. Penggunaan kamera canggih ini memungkinkan proses pemindaian wajah untuk login menggunakan Windows Hello menjadi sangat cepat. 

 

Kecanggihan Terbaru Manjakan Ujung Jari

Bagi para akuntan dan yang suka berkutat dengan coding-coding yang banyak angka-angkanya,  ZenBook 13 dan 14 memperkenalkan NumberPad baru yaitu sebuah touchpad yang berfungsi ganda sebagai keypad numerik digital. Dengan begitu, kita bisa memasukkan angka dengan mudah. Sementara di ZenBook 15, ASUS tetap menghadirkan tombol numpad fisik karena dimensi laptop ini cukup besar untuk menampung tombol tersebut.

 

Long Life Super Power

 

Karena didisain untuk pengguna dengan mobilitas tinggi, ASUS ZenBook terbaru hadir dengan ketahanan baterai yang tinggi pula yaitu 14 jam untuk seri ZenBook 13 dan 14, serta 16 jam untuk seri ZenBook 15. Ketahanan baterai tersebut memastikan penggunanya untuk beraktivitas seharian tanpa perlu mengisi daya baterai laptop ini.

Selain itu, semua model ZenBook terbaru sudah dilengkapi dengan gigabit-class WiFi serta ASUS WiFi Master Technology, memastikan jajaran laptop ini selalu memiliki koneksi jaringan yang stabil. Sebagai tambahan, Bluetooth 5.0 memungkinkan ZenBook terbaru dapat dihubungkan dengan berbagai perangkat terkini.

Fitur konektivitas yang lain yaitu  USB 3.1 Type-A sehingga penggunanya tetap bisa menghubungkan berbagai perangkat yang dibutuhkan. Untuk perangkat modern, ASUS menyediakan port USB 3.1 Gen 2 Type-C yang memiliki kecepatan transfer data hingga 10Gbps. Sebagai tambahan, port HDMI, combo audio jack, dan pembaca kartu MicroSD ikut dihadirkan di jajaran laptop ZenBook terbaru ini.

 

Prosesor yang Super Canggih

Nggak perlu khawatir lemot. Karena, meskipun tipis ASUS terbaru ini didukung oleh prosesor Intel Core generasi ke-8 yang hemat daya sekaligus memiliki performa yang tinggi. Baik Core i5 ataupun Core i7. Selain itu, ultrabook ini juga sudah dilengkapi dengan GPU NVIDIA GeForce untuk performa komputasi dan grafis terbaik di kelasnya. Opsi GPU NVIDIA GeForce MX150 tersedia untuk ZenBook 13 dan 14. Sedangkan ZenBook 15 ditenagai oleh GPU yang lebih kencang yaitu NVIDIA GeForce GTX 1050 Max-Q.

 

 

Tahan di Lingkungan Keras

Kalau Si Coklat sakit-sakitan karena jatuh, hadirnya Zenbook13/14/15 ini mengurangi kekhawatiran saya untuk membawa laptop di medan yang sulit. Seperti pada waktu traveling, atau sidang di luar kota dengan perjalanan ekstrim. Mengapa? Karena Zenbook terbaru ini  sudah mengantongi sertifikasi Military Grade MIL-STD-810G, menandakan bahwa laptop ini memiliki durabilitas tinggi. Selain lolos standar uji ketahanan internal ASUS, jajaran laptop terbaru ini juga lolos berbagai pengujian ekstrem termasuk pengujian pada ketinggian dan kelembapan ekstrem. ZenBook merupakan laptop ultra-tangguh sekaligus ultra-portabel yang tepat untuk para profesional on-the-go.

 

 

Semakin Mantap Memilih ZenBook

Filosofi ASUS menunjukkan bahwa gadget ini memang diciptakan untuk kalangan yang begitu dalam menghayati suatu proses berkarya sampai menjadi ternama. Lebih khusus lagi  Trio Zenbook Ultrathin yang baru diluncurkan ini  membuktikan keberhasilan ASUS menjawab kebutuhan manusia yang selalu bergerak aktif dan dinamis. Ketipisannya seolah melambangkan Pegasus yang terbang untuk menggapai cita-cita tertinggi. 

Tahun 2018, merupakan tahun titik balik dalam kehidupan saya. Sampai 2019, peran saya sebagai pasukan PEGASUS dimulai. Semua peran ini, harus saya jalani karena saya punya misi.  Jikalau masalah Laptop membuat mobilitas saya terhambat untuk terbang tinggi, kini saya bisa lega dengan hadirnya Zenbook Ultrathin di awal 2019 ini. Mungkin, saya akan memilih yang tipe UX333.  Bagaimana dengan sahabat pembaca? Masih pikir-pikir pilihan Laptop untuk mengantar kesuksesan karir sahabat pembaca?

 

Satu mimpi saya yang sudah lama belum juga terwujud adalah menulis buku. Mungkin, 2019 ini saya akan memulainya. Diawali dari selembar yang tipis kemudian menjadi halaman-halaman buku yang tebal.  Zenbook Ultrathin, mengajarkan saya untuk memulai menulis buku ini dari selembar kertas tipis setipis Zenbook UX 13, 14 , dan 15. Semoga kelak, karya itu menjadi dikenal dan menjadi idola seperti produk-produk ASUS yang sudah 30 tahun berjaya.

 

Sumber :

https://www.asus.com/id/Laptops/ASUS-ZenBook-13-UX333FN/gallery/

https://www.asus.com/id/

http://www.bloggerien.com/2019/01/17-januari-indonesia-jadi-saksi-kehadiran-laptop-paling-ringkas-di-dunia.html

http://www.bloggerien.com/2019/01/inilah-seri-asus-zenbook-terbaru-laptop-paling-ringkas-di-dunia.html

 

Baca Juga :

Membangkitkan Kembali Semangat Berkarya dari Hati

 

2
Leave a Reply

avatar
1 Comment threads
1 Thread replies
0 Followers
 
Most reacted comment
Hottest comment thread
2 Comment authors
Jihan FauziahKaterina Recent comment authors
  Subscribe  
newest oldest most voted
Notify of
Katerina
Guest

Keren tulisannya. Terima kasih sudah berpartisipasi ya mbak 🙂

Go Top